DIUNDANG INTERVIEW TAPI GAK DATENG? ITU KEBIASAN BURUK UNTUK MASA DEPANMU.

Sebut saja namanya Bima . Bima sudah kirim lamaran kerja. HRD tertarik dengan CV Bima dan ngundang dia interview. Pas hari H, eh Bimanya gak datang. Bimanya gak beritahu lagi alasannya kenapa dia gak datang.

Nah Bima ini adalah tipe orang yang disebut No Show Candidate, pencari kerja yang gak datang dan gak memberi kabar soal ketidakhadirannya di hari interview kerja. Apakah kamu punya teman seperti Bima atau pernah menjadi dia?

Banyak alasan normal yang membuat orang gak bisa datang interview: sakit, jadwal gak sesuai, atau sudah dapat kerjaan. Namun alangkah baiknya kalau kamu memberitahu HRD bahwa kamu tidak akan hadir atau tidak bisa datang ketika interview.

Cukup 1-2 menit untuk mengabari via email atau telepon dan HRD tentunya bisa menerima alasanmu. Hal ini bukan cuma untuk kebaikan mereka, tapi kebaikan kamu juga.

Hitung-hitung amanah lah nyenengin hati HRD

Kalau kamu gak datang pas hari interview, HRD separah-parahnya cuma rugi waktu dan kesel. Kamu sebagai pencari kerja jauh lebih banyak mengalami kerugian, yang bisa menyulitkan karirmu nanti

  1. Reputasi Buruk

 

Nama kamu akan dicap jelek di mata HRD. Jika perusahaan tersebut berkembang dan membutuhkan banyak pegawai baru, kamu gak akan masuk hitungan.

  1. Kena Blacklist

 Jangan menganggap remeh koneksi HRD. Ketika kamu melamar di perusahaan lain dan HRD-nya ternyata kenal dengan HRD perusahaan yang kamu tak datang interview sebelumnya… selamat tinggal pekerjaan.

  1. Gak Diterima Kerja

Okelah, HRD tempat baru masih bisa memaklumi reputasi burukmu di tempat lain. Namun dalam pemilihan pegawai, kamu akan makin sulit dipilih. Jika ada kandidat-kandidat yang kemampuannya beda sedikit dengan kamu, tapi sikapnya jauh lebih sopan, merekalah yang akan menerima tawaran kerja. Kamu akan berada di urutan kesekian yang bisa digantung berbulan-bulan.

Jangan dibiasakan ya gak datang interview tanpa kabar. Itu cuma nambah kesusahan hidup yang gak perlu.

pic:freepik



Leave a Reply